Berita  

Ormas Laskar Sakera DPC Banyuwangi Mengecam Keras Oknum Guru Dan Oknum Komite Bermasalah

Banyuwangi – Baru baru ini sempet viral di media sosial yang mana seorang siswa SD berusia 10 tahun di jerebuu , Ngada ,Nusa Tenggara Timur nekat melakukan bunuh diri lantaran tidak bisa membeli buku dan pena. Hal ini menjadi sebuah catatan besar minimnya pengawasan terhadap siswa dan wali murid yang statusnya sangat miskin atau tidak mampu seharusnya mendapatkan perhatian sosial di desa maupun di tempat menimba ilmu untuk masa depannya. Rabu, 4 Februari 2026

Dengan terjadinya peristiwa tersebut, Nurul Amin atau biasa disebut Bang Emen selaku Ketua Ormas Laskar Sakera DPC Kabupaten Banyuwangi mengecam keras jika peristiwa tersebut menimpa di daerah tanah kelahirannya yaitu di Bumi Blambangan.

Nurul Amin mendorong Dinas Pendidikan Banyuwangi Maupun Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Kabupaten Banyuwangi beserta Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bisa turun kebawah guna bisa ber sosialisasi untuk menyelamatkan generasi bangsa dalam persoalan bantuan sosial pendidikan baik merupakan dari perlengkapan alat belajar , beasiswa dan lainnya yang memang layak diberikan kepada siswa maupun wali murid yang tidak mampu.

“Kami memohon agar di Bumi Blambangan tercinta ini jangan sampai ada generasi bangsa yang kurang mampu terutama dalam fasilitas pendidikan maupun bantuan sosial belum terjamah, pemerintah harus bertanggung jawab dalam hal ini.”Tegasnya.

Nurul Amin menambahkan bahwasannya, dirinya akan mengecam serta mengutuk keras jika ada oknum dewan guru maupun oknum komite yang bermasalah melakukan bullying maupun berkedok juru tagih secara penekanan psikis siswa.

“Akan saya data dan akan kami laporkan kepada pihak instansi maupun institusi polri jika kedapatan oknum guru maupun oknum komite yang bermasalah.”tegasnya

Dalam singkat pernyataannya, Seluruh pengurus dan anggota Ormas Laskar Sakera Kabupaten Banyuwangi akan siap mengawal dan ikut mendata jika nantinya bisa diberi fasilitas pelayanan pengaduan di pemerintah kabupaten Banyuwangi khususnya Dinas pendidikan maupun Cabang Dinas pendidikan Provinsi Jawa timur Kabupaten Banyuwangi

Baca juga
Pemdes Besuki Gencar Mediasi, Upaya Serius Atasi Warga Kauman yang Masih Terisolasi

“Dari kejadian peristiwa tersebut, Kami Segenap pengurus dan anggota Laskar Sakera DPC Kabupaten Banyuwangi siap menjadi Garda terdepan demi menyelamatkan generasi bangsa jika pemerintah kabupaten Banyuwangi memberikan ruang terbuka untuk kami bisa memberikan pengaduan jika nantinya mendapatkan temuan siswa yang bener bener butuh bantuan terutama dalam bidang pendidikan maupun bantuan administrasi secara gratis.”tutupnya