TPS3R Desa Kilensari Diresmikan, DLH Situbondo Harap Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah

Redaksi
Kadis DLH SItubindo Dr Sandy Pr

SITUBONDO, Coretanrakyat.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Situbondo menyerahkan fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan. TPS 3R tersebut diharapkan menjadi percontohan pengelolaan sampah berbasis desa di Kabupaten Situbondo. Rabu (21/1/2026).

Kepala DLH Situbondo, Dr. Sandy Hendrayono, M.Kes, mengatakan bahwa TPS 3R Desa Kilensari merupakan yang terbaik dan paling lengkap di Situbondo saat ini. Pembangunannya bersumber dari anggaran Perubahan Anggaran Keuangan (PAK), meliputi pembangunan fisik serta bantuan mesin pencacah sampah dan kendaraan roda tiga.

“TPS3R Desa Kilensari ini satu-satunya yang paling bagus di Kabupaten Situbondo. Kami berharap tempat ini benar-benar termanfaatkan secara maksimal dan dikelola dengan baik oleh KSM,” ujarnya.

Menurut Sandy, persoalan sampah saat ini menjadi isu serius, mulai dari wilayah hulu hingga ke laut. Penanganannya tidak bisa dilakukan secara instan tanpa dukungan sarana, sumber daya manusia, dan anggaran yang memadai.

“Sampah tidak akan selesai kalau kita tidak menyiapkan sumber daya dengan baik. Karena itu kami berharap TPS 3R ini bisa menjadi percontohan bagi desa-desa dan kecamatan lain,” tambahnya.

DLH Situbondo juga memastikan akan terus melakukan monitoring dan pendampingan agar operasional TPS 3R berjalan optimal. Untuk sementara, fasilitas tersebut berstatus pinjam pakai, dan direncanakan akan dihibahkan kepada desa setelah satu tahun operasional.

Sementara itu, Kepala Desa Kilensari, Sugiyono, menyampaikan bahwa keberadaan TPS3R menjadi bagian penting dari upaya desa keluar dari status kawasan kumuh. Pada tahun 2023, Desa Kilensari sempat masuk kategori kawasan kumuh.

“Kami fokus pada penanganan persampahan. Salah satu strategi kami adalah mengubah perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, melalui sosialisasi dan pengelolaan yang jelas,” katanya.

Baca juga
Polemik Di Jalan Jokotole Kauman Besuki Mulai Terurai, Mediasi Panjang Berujung Kesepakatan Warga

Saat ini, pengelolaan sampah di Desa Kilensari didukung kendaraan roda tiga dan dikelola oleh kelompok pengelola yang mempekerjakan sembilan orang dengan gaji Rp1.500.000 per bulan. Gaji tersebut bersumber dari retribusi sampah sekitar 900 pelanggan di desa tersebut.

Ketua LKM Desa Kilensari, H. Yulizar, menjelaskan bahwa pembangunan TPS 3R menelan anggaran sekitar Rp600 juta dan dimulai sejak 29 Agustus 2025. TPS 3R tersebut terdiri dari tiga bagian dan dibangun sesuai spesifikasi standar.

“Kami juga melakukan pengurukan setinggi 1,5 meter di bawah lantai bangunan, dan itu di luar anggaran Rp600 juta. Secara keseluruhan, pembangunan TPS 3R ini sudah sesuai standar,” pungkasnya.